Glosarium
Marketplace vs toko online sendiri: mana yang cocok?
Perbandingan berjualan di marketplace yang sudah ramai pembeli dengan berjualan di website toko online milik sendiri.
Penjelasan
Marketplace memberi Anda akses ke banyak pembeli yang sudah ada. Anda tidak perlu membangun pengunjung dari nol, dan sistem pembayaran serta pengiriman sudah tersedia. Kekurangannya, Anda bersaing langsung dengan penjual lain di halaman yang sama, membayar komisi dan biaya layanan, dan harus mengikuti aturan platform yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Toko online sendiri memberi Anda kendali penuh. Margin (keuntungan per penjualan) bisa lebih baik karena tidak ada komisi untuk marketplace. Anda juga memiliki data pelanggan sendiri, sehingga bisa menghubungi mereka lagi untuk pembelian berikutnya. Kekurangannya, Anda harus mendatangkan pengunjung sendiri, misalnya lewat SEO.
Bagi banyak usaha, pilihan yang masuk akal adalah menjalankan keduanya. Marketplace untuk jangkauan, toko online sendiri untuk margin, merek, dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Contoh
Sebuah usaha kerajinan kulit di Garut berjualan di marketplace untuk menjangkau pembeli baru. Toko online sendiri dipakai untuk pesanan khusus dan pembeli kantor yang mencari suvenir. Pembeli ini menemukan website lewat Google saat mencari “suvenir kulit custom”, lalu memesan langsung tanpa perantara.
Yang perlu Anda lakukan
- Hitung margin bersih Anda di marketplace setelah semua komisi dan biaya.
- Tentukan produk atau layanan yang paling cocok dijual langsung di website.
- Pelajari aturan marketplace tentang komunikasi dengan pembeli sebelum mengajak mereka ke website.
- Lihat pendekatan kami untuk toko online sendiri.
Tim alfaseo · Diperbarui