Jualan online · Insight
Biaya marketplace naik: daftar potongan Shopee, Tokopedia, TikTok Shop (diperbarui)
Oleh Tim alfaseo · Terbit · Diperbarui
Jawaban singkat: sejak Mei 2026, hampir semua marketplace besar di Indonesia menaikkan biaya layanan penjual. Perkiraan potongan maksimum per penjualan: Shopee 10–18%, Tokopedia 5–15,8%, dan TikTok Shop 20–35% saat fitur afiliasi dipakai intensif (Katadata, 22 Mei 2026). Pemerintah lalu mewajibkan platform mengumumkan kenaikan biaya minimal 3 bulan sebelumnya.
Berapa potongan per penjualan di marketplace sekarang?
Potongan per penjualan sekarang bisa mencapai 10–35%, tergantung platform, kategori produk, dan fitur yang Anda pakai. Angka tertinggi muncul di TikTok Shop ketika penjualan banyak lewat afiliasi. Angka ini adalah perkiraan maksimum, bukan tarif yang berlaku untuk semua penjual.
| Platform | Perkiraan potongan maksimum per penjualan | Catatan |
|---|---|---|
| Shopee | 10–18% | Tergantung kategori dan program yang diikuti |
| Tokopedia | 5–15,8% | Tergantung kategori, status toko, dan biaya logistik |
| TikTok Shop | 20–35% | Saat fitur afiliasi dipakai intensif |
Sumber ringkasan angka: Katadata, 22 Mei 2026. Diperbarui: Oktober 2026.
“Potongan” di sini berarti total biaya yang dipotong platform dari setiap penjualan: komisi atau biaya admin, biaya layanan program (misalnya gratis ongkir), biaya pembayaran, dan biaya lain yang melekat pada transaksi. Iklan di dalam marketplace belum termasuk.
Apa saja yang berubah sejak Mei 2026?
Ada dua perubahan besar: biaya komisi yang naik untuk sebagian kategori, dan biaya logistik yang kini ikut dibebankan ke penjual. Keduanya berlaku hampir bersamaan di beberapa platform. Akibatnya, margin penjual turun meski harga jual tidak berubah.
Untuk Tokopedia dan TikTok Shop, Katadata melaporkan pada 18 Mei 2026 bahwa:
- Komisi dinamis platform disesuaikan mulai 18 Mei 2026. Sebagian kategori tetap, sebagian naik 0,5–3 poin persen, dan sebagian turun 1 poin persen. Contohnya, fashion anak naik dari 4% menjadi 7,5%.
- Batas komisi per barang naik dari Rp40 ribu menjadi Rp650 ribu. Untuk produk mahal, ini berarti potongan bisa jauh lebih besar dari sebelumnya.
- Komisi standar untuk penjual non-mall berkisar 2,5–10% (sebagian besar 9–10%), dan untuk penjual mall 2,5–12,2%.
- Biaya layanan logistik dibebankan ke penjual mulai 1 Mei 2026, dihitung dari ongkos kirim yang dibayar pembeli. Batasnya sebelum pajak sekitar Rp5.055 per pesanan di TikTok Shop dan Rp10.110 per pesanan di Tokopedia.
Shopee memakai pendekatan yang sedikit berbeda: sebagian penyesuaian biaya dilakukan lewat program opsional seperti gratis ongkir. Penjual yang mengikuti program membayar biaya layanan tambahan, sebagai ganti lalu lintas dan label program. Karena itu potongan di Shopee sangat tergantung program apa yang Anda ikuti.
Apa isi Permen UMKM No. 3/2026?
Permen UMKM No. 3/2026 mengatur pelindungan penjual usaha mikro dan kecil di marketplace. Intinya, platform tidak boleh lagi menaikkan biaya secara mendadak atau sepihak. Biaya tetap boleh naik, tetapi harus diumumkan jauh hari dan disepakati.
Menurut Bisnis.com (23 Juni 2026), platform wajib mengumumkan kenaikan biaya layanan kepada penjual UMK minimal 3 bulan lebih awal. Katadata (25 Juni 2026) merinci poin pentingnya:
- Pemberitahuan 90 hari kalender sebelum perubahan biaya berlaku.
- Semua jenis biaya harus tercantum di perjanjian kemitraan: besaran, cara menghitung, dan cara membayar.
- Tidak boleh diubah sepihak di tengah masa perjanjian tanpa kesepakatan dengan penjual.
- Jalur keberatan: penjual yang keberatan bisa meminta fasilitasi negosiasi ke Menteri UMKM lewat aplikasi SAPA UMKM.
- Potongan biaya minimal 50% untuk penjual UMK terverifikasi yang hanya menjual produk dalam negeri, dengan masa transisi teknis paling lama enam bulan.
Bagi penjual, aturan ini memberi waktu untuk bersiap. Tetapi aturan ini tidak membuat biaya turun dengan sendirinya. Seperti kami tulis di halaman toko online sendiri: biaya tetap naik, hanya ada lebih banyak peringatan.
Bagaimana menghitung dampaknya ke margin Anda?
Hitung potongan sebagai persentase dari harga jual, lalu bandingkan dengan margin kotor Anda. Jika margin kotor 30% dan potongan marketplace naik dari 12% ke 20%, sisa margin Anda turun dari 18% ke 10% sebelum iklan dan biaya operasional. Hitungan sederhana ini sering lebih mengejutkan daripada angka persentase di pengumuman.
Contoh hitungan untuk satu produk seharga Rp200.000 dengan modal Rp140.000 (margin kotor 30%):
| Rincian | Potongan 12% | Potongan 20% |
|---|---|---|
| Potongan marketplace | Rp24.000 | Rp40.000 |
| Sisa sebelum iklan dan operasional | Rp36.000 | Rp20.000 |
Angka ilustrasi, bukan data platform.
Langkah yang kami sarankan:
- Unduh laporan penghasilan dari setiap marketplace untuk tiga bulan terakhir.
- Hitung total potongan dibagi total penjualan, per platform dan per kategori produk.
- Tandai produk yang marginnya hampir habis setelah potongan dan iklan.
- Putuskan: naikkan harga, keluar dari program tertentu, atau pindahkan sebagian penjualan ke kanal lain.
Apakah harus berhenti jualan di marketplace?
Tidak. Marketplace tetap berguna untuk menjangkau pembeli baru yang belum mengenal merek Anda. Yang perlu dikurangi adalah ketergantungan: jika hampir semua penjualan lewat satu platform, setiap kenaikan biaya langsung memukul margin Anda.
Banyak penjual memakai pola tiga lapis:
- Marketplace untuk jangkauan. Pembeli baru menemukan Anda di sana.
- Toko online sendiri untuk margin dan data pelanggan. Tanpa potongan per penjualan yang besar, dan data pelanggan menjadi milik Anda.
- SEO untuk pengunjung tanpa bayar per klik. Toko sendiri ditemukan di Google dan disebut di jawaban AI.
Tantangannya ada di lapis kedua dan ketiga. Membuat toko online itu mudah; membuat orang datang ke sana yang sulit. Tanpa SEO, toko baru hanya mendapat sedikit pengunjung, dan iklan makin mahal.
Apa yang perlu disiapkan agar toko online sendiri ditemukan?
Toko online sendiri perlu halaman kategori yang cocok dengan apa yang diketik pembeli, halaman produk yang dipahami Google, dan kecepatan yang baik di HP. Tanpa ketiga hal ini, toko sendiri jarang tampil di Google maupun di jawaban AI. Mulailah dari kategori yang paling menguntungkan, bukan dari semua produk sekaligus.
Daftar periksa singkat:
- Halaman kategori dengan nama yang sama seperti yang dicari pembeli, misalnya “tas kulit wanita” alih-alih “Koleksi Aurora”.
- Halaman produk dengan judul, deskripsi asli (bukan salinan dari pemasok), harga, dan stok yang jelas, plus label khusus (structured data) produk.
- Kecepatan di HP, termasuk saat checkout. Banyak pembeli di Indonesia berbelanja lewat HP dengan koneksi seluler.
- Kontak yang mudah: tombol WhatsApp dan pilihan bayar di tempat jika memungkinkan.
- Informasi bisnis yang konsisten: nama, alamat, dan telepon yang sama di website, Google Bisnisku, dan marketplace.
Catatan sumber
Kami memperbarui artikel ini saat ada perubahan biaya atau aturan. Angka ringkasan potongan maksimum mengikuti laporan Katadata 22 Mei 2026; rincian komisi dan biaya logistik mengikuti laporan Katadata 18 Mei 2026; ketentuan Permen UMKM No. 3/2026 mengikuti Bisnis.com 23 Juni 2026 dan Katadata 25 Juni 2026. Tarif resmi bisa berbeda per kategori dan berubah sewaktu-waktu, jadi selalu cek pusat edukasi penjual di masing-masing platform sebelum menghitung harga.
Ingin tahu apa yang menghambat toko online Anda ditemukan? Minta audit gratis untuk toko online Anda.